Pangandaran,bidik.web.id
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Pangandaran menggelar kegiatan penanaman pohon sebagai bentuk komitmen nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas instruksi DPD Partai Gerindra Jawa Barat sekaligus dukungan terhadap komitmen Presiden RI Prabowo Subianto dalam pelestarian alam.
Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Pangandaran, H.Ujang Endin Indrawan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan resmi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra kepada seluruh struktur partai di daerah.
Berdasarkan arahan pimpinan partai dan surat resmi DPD, seluruh kader diminta melaksanakan dua agenda di penghujung tahun, yakni penanaman pohon dan doa bersama. Di Pangandaran, kami merealisasikannya melalui Gerakan Menanam Seribu Pohon,” ujar Ujang Endin.
Sabtu (3/1/2025)
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut dilatarbelakangi keprihatinan atas maraknya bencana alam di berbagai wilayah Indonesia. Menurutnya, menjaga lingkungan merupakan langkah penting untuk menekan risiko bencana di masa mendatang.
Menanam pohon bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan investasi jangka panjang bagi keberlangsungan hidup generasi mendatang. Kita menjaga alam agar alam juga menjaga kita,” katanya.
Selain aksi lingkungan, kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai ikhtiar spiritual menyongsong tahun 2026.
Melalui doa bersama, kami memohon keselamatan bagi masyarakat Pangandaran dan bangsa Indonesia, serta berharap tahun baru membawa kondisi yang lebih baik dan Ia berharap kegiatan tersebut membawa keberkahan serta mendukung terwujudnya cita-cita Presiden RI Prabowo Subianto dalam membangun bangsa,”ungkap Ujang Endin.
Sementara wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pangandaran yang juga Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Pangandaran, Dede Kustiwa Nata’atmaja, mengapresiasi penuh kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa setiap proses pembangunan tidak boleh mengorbankan lingkungan, melainkan harus berjalan seiring dengan upaya menjaga keseimbangan alam.
Pembangunan di Kabupaten Pangandaran seharusnya mengacu pada prinsip pelestarian lingkungan agar alam justru menjadi penopang kemajuan daerah,” ujar Dede .
Menurutnya, nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Sunda telah lama mengajarkan pentingnya menjaga alam. Ia menyebut filosofi Mulasara Buana, yang berarti memelihara alam semesta, sebagai pedoman hidup yang relevan hingga saat ini.
Dalam momentum instruksi Presiden terkait penanaman pohon ini, saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Pangandaran untuk semakin sadar dan peduli terhadap kelestarian lingkungan,” ucapnya.
Dede juga menekankan bahwa perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup harus dilakukan secara sistematis dan terpadu, mulai dari perencanaan, pemanfaatan, pengendalian, pemeliharaan, pengawasan, hingga penegakan hukum.
Seluruh aturan yang telah ditetapkan senafas dengan rencana pembangunan jangka panjang Kabupaten Pangandaran dan bertujuan memastikan kelestarian lingkungan,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan penanaman pohon ini tidak hanya bersifat simbolis, tetapi menjadi langkah awal untuk dilakukan secara berkelanjutan.
Hari ini kita melaksanakan kegiatan ini dalam rangka menjalankan perintah DPD Gerindra Jawa Barat. Alhamdulillah, di awal tahun 2026 kita sudah bisa merealisasikannya,” ujar Dede.
Lebih lanjut, Dede mengingatkan bahwa kondisi lingkungan global saat ini telah memasuki fase krisis iklim yang harus disikapi dengan tindakan nyata, terutama oleh generasi muda.
Kita sudah merasakan dampak climate disaster, salah satunya kemarau basah. Jika generasi muda tidak peduli terhadap lingkungan, maka akan sulit mewujudkan generasi emas Indonesia tahun 2045,” pungkasnya.
Kegiatan penanaman pohon ini diharapkan menjadi contoh konkret peran partai politik dalam menjaga lingkungan serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pelestarian alam di Kabupaten Pangandaran.(yaya)
