{"id":6101,"date":"2025-08-10T11:02:44","date_gmt":"2025-08-10T04:02:44","guid":{"rendered":"https:\/\/bidik.web.id\/?p=6101"},"modified":"2025-08-10T11:02:45","modified_gmt":"2025-08-10T04:02:45","slug":"di-balik-gempita-reformasi-pendidikan-gubernur-kdm-terkuak-bobroknya-pengelolaan-dapodik-di-kota-banjar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bidik.web.id\/?p=6101","title":{"rendered":"Di Balik Gempita Reformasi Pendidikan Gubernur KDM, Terkuak Bobroknya Pengelolaan Dapodik di Kota Banjar!"},"content":{"rendered":"<p>Banjar ,bidik.web.id<br \/>\nDi tengah gencarnya upaya Gubernur Jawa Barat, KDM, dalam mendorong reformasi dan digitalisasi sistem pendidikan, realita di lapangan justru menunjukkan potret buram yang bertolak belakang. Janji-janji meringankan beban administratif guru melalui penyederhanaan aplikasi dan sistem, tampaknya belum menyentuh akar persoalan di daerah. Salah satu kasus mencolok ditemukan di Dinas Pendidikan Kota Banjar, yang diduga menjadi cerminan bobroknya pengelolaan sistem data pokok pendidikan (Dapodik).<\/p>\n<p>Seorang oknum operator kota di lingkungan Dinas Pendidikan Banjar diduga bekerja tanpa pedoman jelas dan tanpa mengindahkan standar operasional prosedur (SOP). Akibatnya, berbagai proses krusial seperti approving kelulusan siswa, input dan mutasi data PTK (Pendidik dan Tenaga Kependidikan), serta penempatan guru baru, berjalan semrawut dan berpotensi merugikan keberlangsungan kegiatan belajar-mengajar di tahun ajaran baru.<\/p>\n<p>Ironisnya, ditemukan kasus di mana guru baru yang seharusnya terdaftar sebagai pengajar justru dimasukkan sebagai Tenaga Administrasi Sekolah (TAS), menyulitkan operator sekolah dalam menginput data pembelajaran seperti jumlah jam mengajar. Lebih parah lagi, guru yang sudah tidak aktif dan telah diajukan penonaktifannya oleh pihak sekolah, justru masih terdaftar aktif dalam sistem Dapodik. Hal ini memunculkan dugaan adanya &#8220;pemeliharaan data fiktif&#8221; dengan berbagai dalih yang tak masuk akal.<\/p>\n<p>\u201cIni bukan hanya persoalan teknis, tapi cermin dari kegagalan manajerial. Ketika sistem digital justru memperumit, bukan menyederhanakan, maka harus dipertanyakan integritas dan kompetensi pengelolanya,\u201d tegas Sekretaris Jenderal Forum Komunikasi Guru Honorer Nasional (FKGHN) Jawa Barat, Ginanjar Wijaya Sastra.<\/p>\n<p>Ia menyayangkan bahwa di tengah ambisi besar Gubernur KDM dalam mempercepat transformasi pendidikan Jawa Barat, justru masih ada oknum-oknum di level bawah yang bekerja semaunya dan memperlambat gerak maju tersebut.<\/p>\n<p>Kasus ini menjadi peringatan keras bagi Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk tak sekadar mengejar gebyar kebijakan dari atas, tetapi juga memastikan implementasi di level daerah berjalan sesuai arah. Jika tidak, maka reformasi pendidikan hanya akan menjadi jargon kosong tanpa makna di lapangan.(yaya)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banjar ,bidik.web.id Di tengah gencarnya upaya Gubernur Jawa Barat, KDM, dalam mendorong reformasi dan digitalisasi sistem pendidikan, realita<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6102,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[818],"tags":[],"class_list":["post-6101","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pariwisata"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/bidik.web.id\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/IMG-20250810-WA0004-1.jpg",912,482,false],"thumbnail":["https:\/\/bidik.web.id\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/IMG-20250810-WA0004-1-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/bidik.web.id\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/IMG-20250810-WA0004-1-300x159.jpg",300,159,true],"medium_large":["https:\/\/bidik.web.id\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/IMG-20250810-WA0004-1-768x406.jpg",640,338,true],"large":["https:\/\/bidik.web.id\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/IMG-20250810-WA0004-1.jpg",640,338,false],"1536x1536":["https:\/\/bidik.web.id\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/IMG-20250810-WA0004-1.jpg",912,482,false],"2048x2048":["https:\/\/bidik.web.id\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/IMG-20250810-WA0004-1.jpg",912,482,false],"morenews-large":["https:\/\/bidik.web.id\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/IMG-20250810-WA0004-1-825x482.jpg",825,482,true],"morenews-medium":["https:\/\/bidik.web.id\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/IMG-20250810-WA0004-1-590x410.jpg",590,410,true]},"author_info":{"info":["admin"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/bidik.web.id\/?cat=818\" rel=\"category\">Pariwisata<\/a>","tag_info":"Pariwisata","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bidik.web.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6101","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bidik.web.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bidik.web.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bidik.web.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bidik.web.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6101"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bidik.web.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6101\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6103,"href":"https:\/\/bidik.web.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6101\/revisions\/6103"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bidik.web.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/6102"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bidik.web.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6101"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bidik.web.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6101"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bidik.web.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6101"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}