Oplus_131072
Ciamis, bidik.web.id – Brand kuliner Alma Loka yang berada di bawah manajemen PT Kinangga Loka Almahyra kembali menjadi perhatian publik. Di tengah rencana ekspansi usaha ke sejumlah kota di Jawa Barat, perusahaan ini mengusung misi sosial dengan memprioritaskan mantan warga binaan pemasyarakatan sebagai tenaga kerja di seluruh cabangnya.
Direktur PT Kinangga Loka Almahyra, Syamsahril Arrasid, SH, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung proses reintegrasi sosial mantan narapidana. Ia mengungkapkan, sebagian pemegang saham Alma Loka berasal dari Yayasan Bakti Anak Negeri, yayasan yang selama ini aktif melakukan pembinaan terhadap narapidana dan pasca-narapidana.
“Melalui Alma Loka, kami ingin memberikan kesempatan kerja bagi mereka yang baru bebas agar bisa kembali mandiri, bekerja secara layak, dan menata masa depan yang lebih baik,” ujar Syamsahril saat ditemui di Polres Ciamis.
Saat ini, Alma Loka telah mengoperasikan dua unit usaha, yakni di Kabupaten Ciamis berlokasi di Jalan Ir. Juanda Nomor 143, serta di Kota Tasikmalaya yang berada di Jalan Cilembang, depan Masjid Al Mahfudz, Cihideung. Ke depan, perusahaan juga tengah mempersiapkan pembukaan cabang baru di sejumlah daerah lain, di antaranya Garut, Cirebon, Banjar, Kuningan, dan Majalengka.
Seiring pengembangan tersebut, Alma Loka membuka lowongan kerja untuk berbagai posisi, mulai dari kepala cabang, kepala dapur, pramusaji, SPG, tenaga pemasaran, hingga posisi lainnya. Seluruh lowongan terbuka untuk umum, namun mantan narapidana yang baru bebas atau bebas bersyarat menjadi prioritas utama dalam proses rekrutmen.
Alma Loka dikenal sebagai perusahaan catering dan kedai makan yang menawarkan sajian dengan harga terjangkau dan cita rasa berkualitas. Melalui perpaduan bisnis dan kepedulian sosial, perusahaan berharap dapat menyerap tenaga kerja dari kalangan mantan narapidana sebanyak mungkin agar mereka kembali diterima di tengah masyarakat.
Sementara itu, Kanit Tipidum Polres Ciamis, Ipda Andi, memberikan apresiasi terhadap langkah Alma Loka. Menurutnya, program tersebut layak mendapat dukungan semua pihak karena membuka peluang kedua bagi mantan warga binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik dan produktif.
“Ini adalah langkah positif yang membantu proses pemulihan sosial mantan narapidana agar tidak kembali terjerumus dan mampu hidup mandiri,” tuturnya. (RIS)
