Pangandaran,bidik.web.id
Kelompok Tani Pasir Muara Tiga terus menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah Desa Limusgede. Melalui berbagai kegiatan pertanian dan pemberdayaan masyarakat, kelompok ini berhasil memberikan dampak positif yang nyata bagi warga sekitar.
Saat ini, mereka tengah mengembangkan budidaya pohon pepaya jenis Kalipornia dan Kalina. Menariknya, pepaya yang ditanam ini sudah mulai berbuah meskipun usianya baru beberapa bulan, menunjukkan hasil yang menggembirakan.
Dengan semangat gotong royong dan kerja sama yang solid antar anggota, kelompok tani ini tidak hanya berfokus pada peningkatan hasil pertanian, tetapi juga mengedepankan keberlanjutan pangan lokal. Program-program seperti penanaman tanaman pangan, pelatihan pertanian, dan pemanfaatan lahan tidur menjadi solusi konkret dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan di desa.
“Alhamdulillah, masyarakat sangat terbantu dengan adanya kelompok tani ini. Selain kebutuhan pangan lebih tercukupi, warga juga mendapatkan tambahan pengetahuan dan penghasilan,” ungkap Iman, salah satu anggota kelompok tani.
Keberadaan Kelompok Tani Pasir Muara Tiga diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi contoh inspiratif bagi wilayah lain dalam mewujudkan desa yang mandiri dan tangguh dalam bidang pangan.
Saat ini, kelompok tersebut masih mengandalkan modal swadaya dan sangat membutuhkan dukungan dari pemerintah maupun dinas terkait, khususnya dalam pengadaan pompa air untuk mendukung kegiatan pertanian mereka.(Yaya)
