LUBUKLINGGAU,Bidik.web.id – Komitmen untuk mendengarkan langsung kebutuhan masyarakat kembali ditunjukkan oleh Feri Isrop, salah satu kandidat kuat calon Direktur Utama PDAM Tirta Bukit Sulap Kota Lubuklinggau periode 2026–2031. Jumat (19/6/2026), Feri turun langsung ke tengah masyarakat guna menyerap aspirasi terkait persoalan krisis air bersih yang telah lama dikeluhkan warga.
Dalam kunjungannya ke Perumahan Griya Kemuning Indah, RT 07, Kelurahan Puncak Kemuning, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Feri Isrop disambut puluhan warga yang selama bertahun-tahun mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih dari PDAM. Tercatat sekitar 79 kepala keluarga di kawasan tersebut terdampak oleh minimnya distribusi air.
Dengan gaya kepemimpinan yang sederhana dan dekat dengan masyarakat, Feri mendengarkan satu per satu keluhan warga serta meninjau langsung kondisi yang dihadapi masyarakat setempat.
Perwakilan warga sekaligus Sekretaris Perumahan Griya Kemuning Indah, Catur, mengungkapkan bahwa selama kurang lebih empat tahun terakhir pihaknya telah berulang kali melakukan komunikasi dan koordinasi dengan PDAM Tirta Bukit Sulap. Namun hingga kini, menurutnya, belum ada solusi nyata yang dirasakan masyarakat.
“Kami sudah beberapa kali menyampaikan keluhan dan harapan kepada pihak PDAM terkait kebutuhan air bersih di lingkungan kami. Namun sampai saat ini belum ada penyelesaian yang jelas. Karena itu kami berharap kepada Bapak Feri Isrop, apabila dipercaya memimpin PDAM nanti, dapat memberikan solusi dan terobosan terbaik untuk masyarakat,” ujar Catur.
Ia menambahkan, kebutuhan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang sangat dibutuhkan warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Oleh sebab itu, masyarakat berharap adanya perhatian serius terhadap persoalan tersebut.
Menanggapi aspirasi warga, Feri Isrop menyampaikan bahwa pelayanan air bersih merupakan hak dasar masyarakat yang harus menjadi prioritas utama perusahaan daerah air minum. Menurutnya, setiap keluhan masyarakat harus ditindaklanjuti dengan langkah nyata dan solusi yang terukur.
“Saya datang untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Persoalan air bersih tidak boleh dianggap sepele karena menyangkut kebutuhan dasar warga. Aspirasi yang disampaikan masyarakat hari ini menjadi catatan penting dan harus mendapatkan perhatian serius agar ke depan pelayanan air bersih dapat lebih baik dan merata,” kata Feri.
Kehadiran Feri Isrop di tengah masyarakat mendapat sambutan positif dari warga. Mereka berharap persoalan distribusi air bersih yang selama ini menjadi keluhan dapat segera memperoleh solusi sehingga kebutuhan air bersih bagi puluhan keluarga di Griya Kemuning Indah dapat terpenuhi dengan baik.
Langkah turun langsung ke lapangan tersebut dinilai sebagai bentuk kepedulian dan keseriusan Feri Isrop dalam memahami persoalan yang dihadapi masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun pelayanan PDAM yang lebih responsif, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan.
(Red)
