Pangandaran,bidik.web.id
Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, menyampaikan permohonan maaf kepada insan pers terkait komunikasi yang dinilai belum berjalan optimal selama setahun masa kepemimpinannya.
Hal tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Media Gathering 2026 bersama para jurnalis di kawasan Kampung Turis, Pamugaran, Pangandaran, Selasa (17/3/2026), menjelang buka puasa bersama.
Citra mengakui, pada tahun pertama menjabat, dirinya lebih fokus memahami tugas sebagai kepala daerah sekaligus menyelesaikan berbagai persoalan internal pemerintahan.
Selama satu tahun ini mungkin komunikasi kita belum berjalan dengan baik. Saya mohon maaf kepada teman-teman media. Di tahun pertama ini saya fokus belajar menjadi bupati dan memahami berbagai persoalan yang ada,” ujarnya.
Salah satu persoalan yang cukup menyita perhatian adalah penyelesaian pinjaman daerah yang harus direstrukturisasi melalui Bank BJB. Proses tersebut memakan waktu hingga empat sampai lima bulan.
Proses restrukturisasi ini cukup panjang, sekitar empat sampai lima bulan. Tujuan saya hanya satu, yaitu menyelesaikan permasalahan yang ada,” katanya.
Selain itu, Citra mengungkapkan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pangandaran saat ini berada di kisaran Rp54 miliar. Ia menilai angka tersebut masih perlu ditingkatkan dengan mengoptimalkan berbagai potensi daerah.
PAD kita sekitar Rp54 miliar. Ini menjadi pekerjaan rumah bersama agar bisa terus ditingkatkan,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menegaskan pentingnya menjaga integritas dalam pengelolaan anggaran daerah. Ia mengingatkan agar tidak ada pihak yang menyalahgunakan anggaran karena berpotensi menimbulkan masalah di kemudian hari.
Citra turut menyampaikan bahwa pemerintah daerah berupaya memperhatikan kesejahteraan pegawai, termasuk tenaga non-ASN, melalui pemberian bantuan sebagai bentuk apresiasi.
Walaupun tidak besar, sekitar Rp300 ribu, ini sebagai bentuk perhatian agar tetap ada apresiasi bagi mereka yang sudah bekerja,” ungkapnya.
Di akhir penyampaiannya, Citra membuka ruang bagi media untuk terus memberikan kritik dan masukan demi kemajuan daerah.
Saya tidak anti kritik. Justru kritik dan saran dari teman-teman media sangat saya harapkan untuk perbaikan ke depan. Mari kita bersama-sama membangun Pangandaran menjadi lebih baik dan maju,” pungkasnya.( yaya)
