LUBUK LINGGAU,bidik.web.id – Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Kota Lubuk Linggau tidak hanya berlangsung khidmat melalui upacara bendera, tetapi juga diwujudkan dalam langkah nyata yang menyentuh langsung masyarakat. Pemerintah Kota Lubuk Linggau menyerahkan Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) kepada 20 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta menggelar aksi donor darah sebagai simbol semangat gotong royong dan kepedulian sosial.
Upacara yang berlangsung di Lapangan Juara, Rabu (3/6/2026), dipimpin langsung oleh Wali Kota Lubuk Linggau, H. Rachmat Hidayat. Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Pondasi Perdamaian Dunia”, peringatan tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menjaga persatuan dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila di tengah tantangan global yang terus berkembang.
Dalam amanatnya, Wali Kota menegaskan bahwa Pancasila bukan hanya dasar negara, melainkan juga kompas moral yang membimbing bangsa Indonesia dalam menjaga harmoni sosial, memperkuat toleransi, serta membangun kehidupan yang damai dan berkeadilan.
“Pancasila harus terus hidup dalam tindakan dan kebijakan. Melalui semangat persatuan, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama, kita dapat menghadapi berbagai tantangan zaman sekaligus mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Rachmat Hidayat.
Sebagai bentuk keberpihakan pemerintah terhadap penguatan ekonomi kerakyatan, Pemkot Lubuk Linggau menyerahkan Sertifikat HKI kepada 20 pelaku UMKM. Program ini menjadi langkah strategis dalam memberikan perlindungan hukum terhadap karya dan inovasi pelaku usaha sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di pasar yang semakin kompetitif.
Usai upacara, Wali Kota bersama jajaran pemerintah daerah meninjau berbagai stan produk unggulan daerah yang menampilkan hasil kreativitas UMKM binaan. Kehadiran produk-produk lokal tersebut menunjukkan potensi ekonomi masyarakat yang terus tumbuh dan menjadi salah satu pilar pembangunan daerah.
Tak hanya berfokus pada sektor ekonomi, rangkaian peringatan Hari Lahir Pancasila juga diisi dengan kegiatan donor darah yang melibatkan berbagai unsur masyarakat. Aksi kemanusiaan ini menjadi cerminan nyata nilai gotong royong, solidaritas, dan kepedulian sosial yang terkandung dalam Pancasila.
Melalui peringatan ini, Pemerintah Kota Lubuk Linggau menegaskan bahwa pengamalan nilai-nilai Pancasila tidak berhenti pada seremoni tahunan, melainkan harus diwujudkan dalam program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dukungan terhadap UMKM, penguatan solidaritas sosial, serta semangat persatuan menjadi bagian penting dalam membangun Kota Lubuk Linggau yang maju, harmonis, dan sejahtera. (Didi)
