Pangandaran,bidik.web.id
Di era modern dan digitalisasi yang terus berkembang pesat, berbagai tantangan muncul, khususnya dalam kehidupan sosial dan keluarga. Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, menyoroti dampak negatif dari penggunaan teknologi yang berlebihan, terutama di kalangan generasi muda.
“Di zaman sekarang, kita menghadapi tantangan besar. Anak-anak lebih sibuk dengan handphone daripada berkomunikasi dengan lingkungan nya. Mereka juga lebih condong pada individualisme ketimbang kebersamaan. Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama,” ujar Bupati dalam sambutannya saat peluncuran Program Pendidikan Karakter Melesat.
Program ini, lanjutnya, diluncurkan sebagai upaya strategis untuk membentengi generasi muda dari dampak negatif perkembangan zaman. Melalui pendidikan karakter yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Pangandaran menitikberatkan pembangunan pada penguatan nilai-nilai agama dan moral.
“Kami fokus pada peningkatan mutu dan nilai pendidikan yang berkualitas, berbasis agama, untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan anak-anak kita. Ini penting agar mereka tumbuh menjadi generasi tangguh yang siap menghadapi tantangan zaman,” jelasnya.
Sebagai daerah wisata, Pangandaran juga menghadapi arus pergaulan dan informasi global yang deras. Oleh karena itu, menurut Bupati, pendidikan karakter menjadi kunci dalam membangun generasi emas yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga kuat secara spiritual dan sosial.(yaya)
