Ciamis,bidik.web.id
Mengacu pada definisi yang dimuat pada laman Wikipedia, Pertanian organik adalah sistem budi daya pertanian yang mengandalkan bahan-bahan alami tanpa menggunakan bahan kimia sintetis. Beberapa tanaman Indonesia yang berpotensi untuk dikembangkan dengan teknik tersebut adalah padi, hortikultura yang meliputi tanaman sayur, buah, bunga, dan tanaman obat (contohnya: brokoli, kubis merah, jeruk, dll.), tanaman perkebunan (kopi, teh, kelapa, dll.), dan rempah-rempah. Pengolahan pertanian organik didasarkan pada prinsip kesehatan, ekologi, keadilan, dan perlindungan. Yang dimaksud dengan prinsip kesehatan dalam pertanian organik adalah kegiatan pertanian harus memperhatikan kelestarian dan peningkatan kesehatan tanah, tanaman, hewan, bumi, dan manusia sebagai satu kesatuan karena semua komponen tersebut saling berhubungan dan tidak terpisahkan. Pertanian organik juga harus didasarkan pada siklus dan sistem ekologi kehidupan. Selain itu juga harus memperhatikan keadilan baik antar manusia maupun dengan makhluk hidup lainnya.
“Kami prihatin memperhatikan ekosistem yang semakin rusak, mahalnya biaya produksi serta diikuti menurunnya hasil panen” ujar Tasum selaku Kades Sirnabaya Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis saat ditemui awak media.
Tasum akhirnya mencanangkan Desa Sirnabaya sebagai Desa Organik, tambahnya.
Sebagai wujud keseriusan upaya tersebut, Pemdes Sirnabaya telah mengalokasikan anggaran Dana Desa tahap 2 tahun 2025.
“Alhamdulillah desa Sirnabaya ditunjuk oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ciamis sebagai lokus kegiatan Sekolah Lapangan Pertanian yang bertemakan organik, jadi bagi kami ini sangat relevan sekaligus anugerah luar biasa bagi petani di Sirnabaya” ujar Tasum kepada awak media Bidik.Web.Id
Hasil pantauan kami di lapangan peserta sekolah lapangan yang sekaligus dinobatkan sebagai Kader Pelopor Desa Organik Desa Sirnabaya, mereka sangat antusias dan semangat.
Pengelolaan APBDES di Sirnabaya sesuai dengan Rencana Kegiatan Pembangunan Desa tahun 2025 sangat dirasakan manfaatnya oleh warga karena selain pembangunan di bidang infrastruktur di Sirnabaya juga dialokasikan terhadap program pemberdayaan masyarakat.
(Agus Suryana)
