Exif_JPEG_420
Pangandaran,bidik.web.id
Buruknya pengawasan terhadap fasilitas penerangan jalan umum (PJU) kembali menjadi sorotan. Sebuah lampu penerangan jalan yang seharusnya berfungsi untuk keselamatan pengguna jalan, diketahui telah mati lebih dari satu tahun tanpa adanya perbaikan. Ironisnya, kondisi tiang lampu tersebut kini semakin membahayakan karena jalur kabel listrik tampak terlepas dan dibiarkan menjuntai.
Rabu(15/1/2026)
Pantauan di lokasi dusun Cikangkung desa cikembulan menunjukkan lampu jalan tidak berfungsi sama sekali, sementara instalasi kabel terlihat semrawut dan tidak terawat. Kondisi ini jelas menimbulkan potensi bahaya, baik bagi pengguna jalan maupun warga sekitar, terlebih saat malam hari atau cuaca buruk.
Minimnya pengawasan dan perawatan rutin dari instansi terkait patut dipertanyakan. Penerangan jalan merupakan fasilitas publik yang bersentuhan langsung dengan keselamatan masyarakat, namun justru terkesan diabaikan. Fakta bahwa lampu tersebut sudah lebih dari satu tahun tidak menyala tanpa tindak lanjut menunjukkan adanya pembiaran yang tidak bisa dianggap sepele.
Masyarakat menilai, jika kerusakan dibiarkan berlarut-larut, maka fungsi PJU hanya akan menjadi proyek formalitas tanpa tanggung jawab pemeliharaan. Lebih jauh, kabel listrik yang terlepas berpotensi menimbulkan kecelakaan, korsleting, bahkan risiko sengatan listrik jika sewaktu-waktu masih dialiri arus.
Kondisi ini seharusnya menjadi alarm keras bagi dinas terkait agar segera turun tangan, melakukan perbaikan, dan mengevaluasi sistem pengawasan PJU secara menyeluruh. Jangan sampai kelalaian ini baru ditangani setelah terjadi kecelakaan atau menelan korban.
Publik berhak mempertanyakan, ke mana anggaran pemeliharaan penerangan jalan selama ini dialokasikan, jika kerusakan nyata di lapangan dibiarkan bertahun-tahun tanpa solusi.(yaya)
